Tampilkan postingan dengan label tahap kupu-kupu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahap kupu-kupu. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2020

Jurnal 7: rayakan kemajuan

Kupu-kupu ku kuncup..
Ia masih butuh belajar untuk mengepakkan sayapnya..
Warnanya pink dan biru,
Melambangkan si Venus dan mars yg ingin bersatu menjadi padu,
Berkolaborasi mengepakkan sayap terindahnya kelak..
.
Apa kemajuanku? Inilah pandangan orang lain tentangku,,



#jurnal 7
#terimakasihmentor
#kelaskupukupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Selasa, 30 Juni 2020

Jurnal 6: Mastermind

1. Jumat
Suksesmu hari ini: nothing
Apa yg membuat sukses/tdk: kalut dgn kabar duka keluarga. Konsentrasi terpecah.
Sukses untuk besok: komunikasi menguatkan value keluarga saat diluar rumah
2. Sabtu
Suksesmu hari ini:
-Berani berkata TIDAK untuk hal-hal yg tdk sesuai dgn value keluarga tanpa menggurui.
-Pillow talk bersama suami: membicarakan batas waktu LDM
Apa yg membuat sukses:
-Briefing bersama suami sebelum keluar rumah
- Suami pulang. Bisa tidur siang. Sehingga malam tdk terlalu lelah untuk berbincang.
-Sukses untuk besok: skala prioritas anggaran keluarga
3. Ahad
Suksesmu hari ini:
Rencana menyelematkan nilai rupiah dgn membeli emas
Apa yg membuat sukses:
- Berani membuka percakapan tanpa takut soal pengeluaran diluar yg sudah dianggarkan
Apa yg membuat sukses:
-Choose the right time
Sukses untuk besok:
-Memulai lagi komunikasi LDM dgn lebih baik
4. Senin
Suksesmu hari ini:
-Video call dgn suami
Apa yg membuat sukses:
- choose the right time
- memanfaatkan aplikasi voice note & aplikasi WA terlebih dahulu sebelum VC
Sukses untuk besok:
-transfer ilmu komunikasi produktif kepada pasangan
5. Selasa
Suksesmu hari ini:
- mendapatkan feedback dari suami tentang komunikasi produktif yg telah (dan masih terus) dilakukan.
Apa yg membuat sukses:
- menjaga emosi
- VC bukan by teks

Aliran rasa:
Fokus pada diri sendiri dan keluarga lebih menenangkan hati. Terkadang,, karna terlalu melihat sekeliling, kita lupa mensyukuri kelebihan diri kita, suami, anak. Mastermind ini menggembleng saya untuk lebih on track. Dengan berkomunikasi produktif, regulasi emosi lebih terkendali

#jurnal6
#kelaskupukupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

On picture: My photo diary during the challenge



Senin, 22 Juni 2020

False celebration, 360° feedback, dan progress

Alhamdulillah, kelas kupu-kupu sudah sampai pada pekan kelima. Mengevaluasi apa yg telah saya lakukan dalam berkomunikasi jarak jauh dengan suami.. saya lampirkan progress di bawah ini:


Secara keseluruhan, proses belajar ini berjalan efektif. Akan lebih baik lagi jika dijalankan sesuai deadline yg telah dibuat. Untuk kegiatan pillow talk, belum berjalan dengan baik dikarenakan saya dan suami yang sama-sama kelelahan dengan kegiatan masing-masing sepanjang hari sehingga inginnya langsung tidur ketika semua pekerjaan telah selesai. Sebagai alternatif pengganti,, setiap ingin membicarakan sesuatu hal penting kepada suami.. saya teks beliau via WA,, kapan punya waktu longgar.. atau bisakah saya menelpon saat itu. Alhamdulillah, selama ini semua permasalahan terselesaikan dengan win win solution.

Feedback dari mentor dan suami Alhamdulillah baik. Adapun dari saya pribadi, saya merasa masih membutuhkan jam terbang tinggi untuk menguasai semua ilmu yang telah dipelajari selama ini.
.
#tahapkelima
#kelaskupukupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

Rabu, 13 Mei 2020

Jurnal 2 kelas kupu-kupu: meet up dengan mentor

Hari ini, saya berhasil meet up dengan mentor -mba Putri- via videocall (vc) messenger. First impression saat lihat beliau pertama kali lewat layar HP...Nampak beliau ibu yang sabar (terlihat saat menangani 3 anaknya yang "gaduh" saat proses vc berlangsung, low profile, lembut, dan berjiwa empati. Berbeda dengan tebakan saya. Beliau dari Malang. Sebagai orang Jawa timur-an, saya pikir beliau tegas, medhok dengan logat khas Malang. Hehe.
.
Kebetulan saya memiliki keterbatasan waktu untuk vc karena masih memiliki bayi yang jam biologis nya belum beraturan. Jadi, mumpung bisa bertegur sapa dengan mba Putri...sekalian saya sampaikan tantangan terbesar dalam mentorship ini. Oya, disini saya sebagai mentee dari mba Putri..ingin menggali ilmu dari beliau soal komunikasi produktif dengan pasangan yang LDM. Beliau tidak ada pengalaman tentang itu, namun bersedia membantu.
.
Skill komunikasi produktif bukanlah skill baru karna kami sudah mendapatkannya di kelas bunda sayang. Namun, skill komunikasi sebagai pasangan LDM dengan satu anak benar-benar menjadi skill baru bagi saya. Saya, yang awalnya serumah dengan suami harus LDM saat si kecil lahir. Ini berarti saya mendapatkan 3 tantangan sekaligus: bagaimana komunikasi tetap lancar dengan suami, bagaimana agar komunikasi ayah-anak tetap lancar, dan juga melatih komunikasi saya dengan anak (karna sewaktu mengikuti kelas bunda sayang, saya belum memiliki anak). Hal ini sudah saya utarakan dengan mba Putri via vc dan saya berinisiatif untuk membuat jadwal selama 8 pekan guna mencapai tujuan saya yaitu terampil berkomunikasi dengan pasangan dan anak.

#tahapkupukupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional
#janganlupabahagia

Jumat, 08 Mei 2020

Jurnal 1: Berkenalan dengan mentor dan mentee

Masya Allah... Gak nyangka! Sampai juga saya di tahap kupu-kupu. Sebelum mengepakkan sayap, tentu harus ada tantangan yang dilewati terlebih dahulu.

Di Minggu pertama kelas kupu-kupu, kami diminta mencari mentor dan mentee. Mentor: untuk mempelajari hal-hal yang ingin kita pelajari. Mentee: untuk berbagi hal-hal yang kita kuasai sekaligus mengikat ilmu yang kita miliki.

Di detik-detik terakhir, akhirnya saya dipinang menjadi mentor dan mentee sekaligus. Saya mendapatkan mentor dari bunda cekatan regional Malang bernama mba Putri. Beliau lulusan fisika, namun sedari kelas bunda sayang mendalami tentang komunikasi produktif, karena menurut beliau komunikasi itu dasar dalam hubungan sosial. Sedangkan untuk mentee, qodarullah saya tidak berjodoh dengan mentee. Ada yg menghubungi saya, namun karna tidak fast respon..beliau sudah mendapatkan mentor lain dari bidang ilmu lain yang ingin beliau pelajari.

#janganlupabahagia